Tampilkan postingan dengan label anak kos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak kos. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Oktober 2012

Serasa Jadi Kupu-Kupu

Kupu-Kupu terbang ke kampus....!

Jadi inget dulu waktu masih jadi maba (Mahasiswa Baru) ketika masih menjalani pengaderan. Ada senior yang jelasin mengenai jenis-jenis mahasiswa. Kaya spesies aja ada jenis-jenisnya. Namun begitulah adanya. Memang kalau tak pikir-pikir tidak ada mahasiswa yang seperti dewa. "SAMPOERNA....!!"

Kuliahku hari ini sih gak begitu padat. Bisa dibilang bebannya pun gak banyak karena aku cuma ngambil 23 sks pada semester 5 ini. "Cuma 23 sks? Emang segitu gak banyak pow?". Bagi mahasiswa sepertiku itu merupakan suatu cobaan dan juga sebuah percobaan. Cobaan disini maksudnya adalah menambahnya jumlah SKS tempuh akan berimbas pada kesibukan. Sedangkan percobaan yang saya maksud adalah saya sedang mencoba untuk mengambil SKS banyak dengan segudang kegiatan kemahasiswaanku.

Belum lagi beban pikiranku yang selalu nangkring di atas kepalaku sebagai seorang ketua komisariat tak dapat ku hindari. Sebagai seorang yang tidak mempunyai background organisatoris ini merupakan hal baru. Hal baru pula ketika aku harus memimpin orang-orang yang luar biasa. 
Capek?
Iya pasti lah, tapi itu memang resiko yang harus diambil dari sebuah amanah yang sudah diterima. Berkurangnya hak pribadi dan bertambahnya kewajiban yang harus dipenuhi. Itu memang hukum yang sudah diketok untukku. Sebuah konsekuensi dari suatu pilihan hidup.

Seperti hari ini, aku mempunyai jadwal kuliah jam 10 pagi. "Manajemen dan Teknologi Produksi". Sebenarnya sih kuliahnya asyik, sesuai dengan apa yang aku harapkan, tapi gak tau kenapa teman-teman kuliahku gemar sekali tidur di kelas. Tapi aku punya jurus manjur agar tidak tidur di kelas walaupun ngantuk, -SMS cewek-. hahaha

Di ormawa ITS aku gak megang jabatan apa-apa. Hanya saja aku menjadi panitia pemira. Ya, cukup membuatku males karena tiap hari rapat. Apalagi rapatnya gak asyik, gimana aku mau semangat untuk rapat? lha rapatnya dibawa serius terus kok. Nah karena itu, setiap habis kuliah aku lebih suka untuk pulang. Belajar ilmu-ilmu sosial lewat buku aja.

Walaupun keliahatannya seperti kupu-kupu (Kuliah Pulang), sebenarnya aku melakukan benyak aktivitas untuk pengembangan diriku sendiri dan juga anggota-anggotaku. Di dalam organisasi kader, kualitas kader lah yang paling menjadi prioritas. Jadi semua kegiatan yang dilaksanakan semata-mata untuk mengembangkan pribadi anggotanya.

Terkadang asyik lho jadi kupu-kupu, terbang kesana kemari tanpa henti. Seperti aku hari ini. Kuliah jam 10, habis itu makan sebentar ama anak-anak dikantin. Belum juga makanan abis, udah ada telefon masuk. suruh balikin motor. Katanya sih di pakai kuliah jam setengah satu (maklum motor minjem).
Harus cepet-cepet pulang.....!
Padahal jam satu udah ada kuliah lagi. Bikin males kuliah aja kok. Namun mungkin itulah yang dinamakan perjuangan. Untuk menuntut ilmu sebenarnya tidak perlu uang banyak. Namun butuh kemauan yang keras, walaupun jadi kupu-kupu yang selalu terbang kesana-kemari, namun kalau itu bermanfaat kenapa tidak?

Kenapa kita selalu takut untuk berjuang? Lets Fight Together.....Karena bersama kita bisa.

Senin, 15 Oktober 2012

Menari di atas keyboard

Di hari ini gak ada yang spesial dengan hari-hariku. Kelihatannya sama seperti hari-hari biyasanya. Tapi ada sesuatu yang pengen aku baikan hari ini.

Bangun pagi.
Hari ini aku bangun lebih awal dari hari-hari biasanya. Iya tau sendiri lah kalau aku sekarang susah banget untuk bangun pagi. Permasalahannya ada yang bangunin sih. Bagi kamu yang ngrasa jangan GeEr yaah. Walaupun lewat HP [miscoll berkali-kali] tapi itu sudah cukup membangunkan aku.

Niatnya sih tak suruh bangunin sekitar jam 7 pagi biar bisa masuk kuliah. Eh ternyata jam 5 hape udah bunyi. Hahaha.....! disuruh bangun..Sholat Subuh dulu..

Akhirnya sholat juga, habis itu di lanjut deh ibadahnya (Tidurnya maksudnya). Eh malah berujung apes. Bangun tidur gak tepat waktu. "Emang biasanya pernah tepat waktu?". gak juga sih, biasanya juga molor. Tapi karena ini hari senin, Jadi ya gak masuk kuliah pagi...bolos lagi dah..

Emang susah kalau jadwal kuliah numpuk semua di hari senin. Jadi capek banget kalau hari senin. Ujung-ujungnya males kuliah. Tapi ini merupakan tantangan. Tantangan melawan rasa males pada diri sendiri. Sebuah perjuangan yang memerlukan banyak pengorbanan dan energi yang sangat banyak. Lebih banyak dari energi yang dikeluarkan saat melawan Belanda.

Yah memang begitulah kehidupan. Kadang susah, kadang juga senang. Tapi banyak susahnya kalau hanya nurutin hawa nafsu. Pasti yang dititipkan pada kita tidak kita disyukuri. Begitulah manusia . Termasuk diriku.
Wake up boy...Jangan menyerah...

Gak ada yang menarik hari ini, membuatku kembali membuka leptop kesayanganku. Dengan sebatang rokok Surya 12, jemari ini menari indah di atas keyboard leptop asus K43U. Menghasilkan kata-kata yang berserakan gak karuan. Tapi inilah aku dalam perjalanan menulisku. 

HAMPIR FRUSTASI KARENA GAK ADA INSPIRASI 

Hari ini aku ingin absen untuk mengisi blog ini. Tapi karena komitmen dihatiku aku berusaha untuk mengisi blog ini. Tadi sempet juga sih ngajari si Fajar untuk membuat blog. Tujuanku cuma satu, biar anak-anak itu mau belajar untuk menulis. Walaupun melalui blog.

Menulis memang gak semudah berbicara. Ada suatu seni tersendiri agar tulisan itu bisa dinikmati oleh pembaca. Dan aku sekarang juga lagi belajar seperti itu, Jadi kalau kamu males baca tulisanku ya maklum lah ya. Inikan awal-awal aku belajar. Kalau bisa kamu ngasih saran silahkan. Malah kalau bisa kasih kritik yang rasanya kaya nasi goreng "JANCUK". Biar aku tambah termotivasi untuk menulis.

Sebenarnya sih hari ini mau take gambar buat mampromosikan Pemilu Raya ITS. Tapi karena tadi di warkop banyak orangnya, jadi ya gak jadi take gambar. Lhooooh.....!! kok di warkop..? 

Iya memang konsep untuk video itu ingin dibuat se-Natural mungkin. Dan juga kocak tentunya. Tujuannya agar Mahasiswa ITS banyak yang berpartisipasi untuk meramaikan Pemilu Raya ini. Namun aku juga belum tau tanggapannya. 

Apa lagi ya? 

Udah aja deh.....hehe

Selasa, 09 Oktober 2012

Gak ada lo...-Gak Rame-

"Friendship... is not something you learn in school. But if you haven't learned the meaning of friendship, you really haven't learned anything."
-Muhammad Ali-

Kebersamaan #GL 14
Kebersamaan adalah sesuatu yang sangat berharga. Meski itu sangat mahal harganya, pasti setiap orang sering memimpikan untuk bersama orang-orang terdekatnya. Selain akan terciptanya suasana yang hanyat dari masing-masing orang. Kebersamaan akan memunculkan energi-energi yang positif dari setiap indivdu.

Ditengah kesibukan masing-masing dan disamping banyaknya tugas yang mesti dikerjakan, kita masih menyempatkan waktu untuk sekedar bercengkrama. Salang mengungkapkan isi hati. Tertawa bersama seakan dunia ini milik kita.

Tak ada sesuatu yang penting. Namun bukan disitu substansi yang dapat kita ambil dari sebuah kebersamaan. Tumbukan emosi yang dipancarkan dari aura setiap insan akan mewarnai sebuah kebersamaan.

It's my world
Memang dunia yang berwarna adalah ketika kita bertemu beraneka karakter seseorang. Tak hanya itu, masih banyak hal lagi yang dapat kita temukan dari sebuah kebersamaan. Mulai dari canda, tawa, sedih [tapi jangan sampai nangis bersama]. Itu merupakan suatu hal yang biasa.

Kita bisa belajar kebersamaan dari segerombolan semut. Dimana ketika membawa makanan yang berat dan lebih besar darinya, maka ia akan bersama-sama untuk mengangkatnya. Jika kita mungkin membawa sesuatu yang jauh lebih besar dari kita, pasti kita bilang "itu hal yang mustahil" . Namun semut telah membuktikannya kalau hal tersebut bukanlah hal yang mustahil.

Jadi untuk kamu yang lagi sendirian, ayo cari komunitasmu. Ciptakanlah suasana kekeluargaan dalam suatu kebersamaan. Tak ada yang lebih indah selain bersama dengan sahabat-sahabat sejati kita. Dan untuk Benny jangan tidur aja, Hendra jangan lupa kuliah, Mahfud jangan lupa minta rokoknya, Wildan kalau jam kuliah ya kuliah, Fajar ayo segera bertindak, Dinan ojok mbokep ae, ayik n yoga semangat-semangat. Dan untuk semua sobat-sobatku yang tak mungkin aku sebutkan satu per satu, Be The best for Indonesia. Raihlah mimpimu, Jangan berhenti sampai disini. Khusus buat Adi (Solo) IPKnya jangan tinggi-tinggi ya, ntar aku gak bisa nyusul.

Minggu, 07 Oktober 2012

Weekend with Devita

#Akhirnya Ada yang Nemenin Malming#

Minggu ini berbeda dengan minggu-minggu biasanya. Ada surprise karena sodaraku yang sekolah di Samarinda liburan di Surabaya. Nah, disini ceritanya ane disuruh nemenin buat jalan-jalan. Sempet kaget sih pas denger dia mau kesini. Soalnya ngomongnya ndadak sih, untung aja gak ada acara yang urgent saat itu.

Awalnya sih si Devita kirim sms yang intinya tu nanya aku posisi dimana. Eh tau-tau malah dia bilang kalo mau ke Surabaya. Asumsi saya sih dia hanya sehari mampir ke Surabaya lalu lanjut pulang ke Pati karena ada acara atau lagi libur panjang.

Ternyata asumsi saya runtuh dengan perkataanya.
Suramadu #Devita
"Aku cuma pengen liburan ke Surabaya, mumpung harga tiket murah dan ada yang mau beli'in.." 
Sempet kaget sih denger jawabannya, tapi gak papa deh. Toh juga bisa nemenin aku malem mingguan "Biar gak galau terus".  Soalnya biasanya setiap malem minggu ya duduk didepan kontrakan, kalau gak gitu ya maenin gitar, kalau ada temennya ya maen billiard. Tapi gak pernah maen wanita lho...

Devita nyampe surabaya hari jumat malem, sekitar pukul 19.00. Namun malam itu gak langsung tak jemput soalnya dia mau ke TP (Tunjungan Plasa) dulu. Katanya sih mau beli pakaian, soalnya gak bawa pakaian ganti. Toh aku juga malem itu masih rapat KPU sampe jam 9 malem baru selesai.

Akhirnya rapat selesai, jam 9 lewat sedikit. Langsung berangkat deh ke Darmawangsa I no 25 (penginapan) untuk jemput si Devita, dan langsung capcuss muter-muter. Tapi karena waktunya udah malam, ya hanya tak ajakin muter kampusku aja. Habis itu lewat jembatan Merr dia ngajakin berenti disitu.

Abis itu ngapain lagi ya? hampir lupa, karna waktu udah menunjukkan pukul setengah satu maka dia tak anterin pulang ke penginapannya deh.

Taman Pelangi #Devita

Sabtu, 6 Oktober 2012 sekitar jam 9 pagi aku jemput Devita lagi. Ngajak jalan-jalan lagi. Karena dia gak bawa pakaian ganti, maka tak anter ke Royal Plasa deh buat beli baju ganti. Tapi karena hari masih pagi, ya tak ajak mampir deh ke taman pelangi. Karena sebelumnya aku bawa cameranya benny.

Taman Pelangi #Devita2
Iya begini deh jadinya kalau jadi fotografer amatiran. Gambarnya gak maksimal. Tapi ya namanya usaha ya gak papa. Yang penting sudah berani mencoba.

Masih dihari yang sama dengan orang yang sama, go to suramadu bridge, biar temen-temenya percaya kalo dia lagi di Surabaya katanya. Waktu sudah hampir malem, habis magrib.

Suramadu #devita2

Nah, sampe sini dulu ya ceritanya
see u next time

Jumat, 05 Oktober 2012

G 30 S #Gak Jelas di 30 September

[#30 September 2012] , "Serasa menjadi orang paling apes hari ini"
Bagaimana tidak,
Cobaan hari ini memang bener-bener ngetes kesabaran. Benar-benar membuatku capek dan tak dapat berkata apa-apa lagi. Cukuplah untuk sekedar membuatku suntuk. Kalau saja ada mesin waktu sih bakalan tak batalin semua kegiatanku ini hari. "Sayangnya itu hanya ada dalam cerita-cerita fiksi saja"

Memang hari ini tidaklah seperti hari biyasanya. Di hari biyasanya liburan aku habiskan untuk tidur dan bermalas-malasan. Kalau tidak begitu ya melototin leptop, buka facebook, twitter dan baca bacaan gak jelas lainnya. Minum segelas kopi dipagi hari sambil menikmati halaman demi halaman dari buku-buku biografi tokoh sejarah Indonesia pun tidak sempat aku lakukan di minggu ini.
Hanya karena khas di dompet menipis terpaksa deh [.........
Padahal malam harinya ada musyawarah untuk pemilihan ketua koordinasi organisasi. Maklumlah aktivis cap kelelawar. Kan memang optimalnya suatu organisasi mahasiswa adalah di malam hari. Soalnya siang hari mereka mempunyai kesibukan sendiri-sendiri. Namun pasti ya betah banget sampe terlarut malam, bahkan sampai dini hari acara baru selesai.

Memang gak salah sih menurutku, toh juga dalam musyawarah kita seharusnya memikirkan suatu fungsi hasil. Ketika kita hanya memikirkan fungsi waktu, saya yakin hasilnya tidak akan maksimal [tapi kalau sampai pagi ya hasilnya gak maksimal juga kalee]. Dan akhirnya karena kita mencoba untuk memaksimalkan hasil, maka ya langsung di lanjutkan sampai akhirnya adzan subuh lah yang menutup agenda musyawarah itu.
"It's not a good time for me"
Ini bukan waktu yang baik untukku. Karena di pagi harinya sudah ada pekerjaan yang siap menungguku. Karena ini soal janji yang harus aku tepati, terpaksa deh harus ikut kerja. Sedikit gak ikhlas saat mau berangkat kerja.

Pagi hari jam 7 pagi sudah dibangunin sama si Hendra Jayakusuma [Kaji], tapi dianya sendiri masih belom bangun. Karna harus sampai pada tempat kerja jam 8 pagi, ya bangun tidur langsung bergegas mandi. Belom sampai ganti baju aku melihat si hendra masih tertidur. Lantas aku langsung membangunkannya dan menyuruhnya untuk segera mandi, namun taukah anda apa jawabannya?
"Wis gak adus lah aku tot" [udah gak mandi aja aku tot]
Haduh, Memang susah kalau udah males gini. Apalagi sama-sama ngantuk dan capek. Ya sudah lah kita akhirnya berangkat soalnya juga ditunggu sama anak D3 Kimia yang di pagi itu juga ikut untuk mengejar rupiah.

Pagi itu memang kita akan bekerja menjadi tester psikologi. Sebenarnya yang gituan sih bukan hal yang pertama bagiku. Soalnya dulu pernah ikut juga lembaga psikologi tjiptoning. Jadi ya sudah terbiasa untuk berbicara di depan anak-anak SMA.

Namun pagi itu permasalahannya bukan itu broo. Ada masalah lain. Ketika sampai disana jumlah peserta tes lebih banyak daripada yang terdaftar sebelumnya.
Waduuuuuh, sedikit pesimis sih sebenarnya dan sedikit males juga sebenarnya..
Nah, karena ada permasalahan seperti itu, akibatnya soal tidak mencukupi jika dilakukan ter serentak. Maka langsung saya bagi satu kelas menjadi dua sesi. Sebenarnya jadi tambah lama sih, tapi ya mau gimana lagi?

Selesai ngetes selama dua jam di Ganesha Operation Prapen, aku langsung pulang dengan kaji. Dan karena di depan ada POM bensin, maka aku tanya tu si kaji
"Ji yo opo nek tuku bensin dhisek?" (Bagaimana kalau beli bensin dulu?)
"Wis gak usah tot, isih cukup kok" (ga Usah tot, masih cukup kok
"Oh yo wes" (oh , ya sudah)
Langsung aku tarik gas menuju jalan pulang, ditengah jalan, kaji suruh belok. Katanya sih lewat jalan pintas biar cepet. Nah, waktu itu lewat perumahan prapen. Karena hari itu adalah hari minggu, maka jalan keluar dari perumahan ke pemukiman warga ditutup. Celakanya waktu didepan gerbang yang terkunci bensin motor keburu habis.
"Jancoook kon Ji.........!,Jarene bensine isih cukup?"
Yah....,Udah matahari serasa berada diatas kepala, masih juga harus ngedorong motor. #3km lagi jaraknya ama pom bensin. Mantab banget tu buat olahraga.....

Setelah isi bahan bakan aku segera menghampiri si Hendra [kaji]. Harus puter balik dulu sih soalnya jalan searah. Eh belum sampe tempat si hendra istirahat rante motornya lepas. Uhhh,,..Sungguh seraja mengikuti ujian kesabaran. Sudah capek, panas, dahaga motor bermasalah lagi.

Namun ambil enjoy ala lah, ambil sisi positifnya saja. Mungkin Allah ingin menguji sampe mana kesabaranku menghadapi cobaan yang diberikan..

#See u next time sobat

Sabtu, 29 September 2012

Patimura "Sahabat Setia di Hari Tua"

"Usahakan sang proklamator masih bersama anda di waktu
yang tak terduga"

Patimura dan Tanggal Tua
[Anak Kos] Sebagai  Seorang mahasiswa yang pada umumnya jauh dari orang tua, mengatur keuangan adalah kewajiban. Apalagi untuk kamu-kamu yang mendapatkan uang jatah bulanan. Kalau tidak kondisi kantong kamu ketika sudah jatuph tempo (tanggal tua) akan terkena bencana. Apalagi untuk mahasiswa yang punya pacar, kalau pas tanggal tua diajakin keluar ama pacarnya "aIbarat seekor keledai di keramaian kota".

Iya kalau boleh dibilang itu memang sudah nasib mahasiswa kalau mesti hidup sengsara. Apalagi buat mereka- mereka yang berasal dari keluarga sederhana, pasti merasakan betul perjuangan untuk mencapai suatu gelar, yaitu sarjana. Namun bukan berarti mahasiswa yang mempunyai orang tua mampu harus berfoya-foya. Tetap saja harus bisa mengatur keuangan karena itu sangat penting agar suatu saat ketika sudah berkeluarga bisa hidup bahagia. Karena selalu bersyukur atas rizky yang diberikan kepadanya.

Aku termasuk termasuk mahasiwa yang kesulitan untuk mengatur keuangan bulanan (Mungkin sudah butuh Manajer Pribadi kali ya). Ketika tanggal sudang menunjukkan 25 ke atas, maka perjuangan hidup yang sebenarnya akan terjadi. Padahal sosok pahlawan yang masih setia untuk melindungiku hanyalah Patimura (Lihat di gambar uang Seribu). Ya begitulah yang terjadi jika kita lalai dalam memanajemen keuangan. 
"Bagaimana dengan kamu sobat?"
Jika kamu mengalami hal yang sama denganku, kamu harus segera membenahi menejemen keuangan kamu, caranya gimana? karena aku bukan seorang ahli menejemen, maka disini aku akan sedikit berbagi cerita bagaimana aku biyasanya menghadapi masalah keuangan.

Menejemen keuangan itu bukan hal yang mudah
Bukan hal yang sulit pula
"Lha terus hal yang seperti apa?"
It's a good Question..!'

Lets check it 
Hal yang sering membuaat kering ladang uangku adalah keseringan memegang uang tunai. Karena ketika uang itu berada di dalam tangan, hasrat untuk segera membelanjakannya memuncak. Boro-boro mencapai klimaksnya, malah terkadang buat shok aja. Niatnya uang di ATM di ambil untuk hidup satu minggu malah habis dalam dua hari. Jadinya mau ga mau mengurangi jatah uang minggu depannya.
"Gak enak kan?"
Makannya kalau bisa uang yang masih ada di dalam rekening mendingan kamu tahan dulu deh biar gak lari kemana-mana. Antisipasi kebutuhan-kebutuhan yang datang seperti jalangkung. "Datang gak di jemput, pulang gak diantar"

Atau untuk kamu semua yang belum menggunakan ATM, saya sarankan mending mengurungkan keinginan dulu deh. Tapi nanti ketika kamu sudah bisa menstabilkan perekonomianmu barulah nanti kamu bisa buat itu yang namanya ATM. Karena mindset anda bila menggunakan ATM itu mempermudah mengambil uang, maka akan berimbas pula dengan mempermudah membelanjakan uang.

Usahakan buat catatan pengeluaranmu setiap hari. Ini bisa menjadi obat yang paling ampuh untuk menanggulagi bencana kanker. Dengan mengetahui lalulintas pemasukan dan pengeluaran, kamu bisa untuk mengaturnya. Jadi ya gak perlu kena tilang kan? dan gak perlu pula untuk menyogok polisi biar gak sampe ke meja hijau.

Satu hal lagi yang bisa kamu lakukan untuk semakin mendekat ke sang proklamator. "Jadilah peramal dadakan". Ramalkan kebutuhan-kebutuhan dalam waktu satu bulan kedepan. Dan sediakan amunisimu untuk kebutuhan-kebutuhan yang datang tak terduga. Istilahnya sediakan obat kanker sebelum kanker itu datang. Dan jangan sampe menunggu hal tersebut telah datang.

Satu hal yang tak kalah pentingnya. Isi hari-hari kamu dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Misalkan saja kamu bisa bergabung dalam klub olahraga, atau mungkin bisa juga mengikuti forum-forum diskusi. Selain untuk mengembangkan potensi kamu, hal tersebut juga bisa menyita waktumu yang biasanya kamu gunakan untuk memikirkan kebutuhan-kebutuhan tersier kamu.

"Jika kamu mau utuk berusaha
 pasti ada jalan
Dan Jika kamu mau bersyukyur atas segala nikmatNya
Pasti kamu bahagia"